Lemak Babi pada Kapsul Obat

Suara Hati  Tagged , , 1,448 Comments »

Adanya lemak babi pada kapsul obat kembali menggemparkan masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan beberapa hari yang lalu mengumumkan adanya barang haram tersebut yang beredar di tengah masyarakat. Berita seperti ini sebenarnya bukan hal yang pertama kali terjadi. Kebanyakan cangkang kapsul obat memang dibuat dari gelatin babi.

Komponen babi yang pernah dipermasalahkan juga karena terdapat dalam makanan dan obat-obatan adalah enzim tripsin babi yang digunakan sebagai katalisator dalam pembuatan ajinomoto. Sampai saat ini masih ada beberapa jenis vaksin yang diwajibkan pemerintah (PPI) menggunakan tripsin babi termasuk vaksin untuk imunisasi meningitis calon jamaah haji.

Hal ini harus menjadi PR bagi pemerintah dan industri obat di tanah air untuk berupaya mencari pengganti produk haram tersebut. Tripsin babi bisa digantikan dengan tripsin sapi, gelatin dan lemak babi bisa digantikan dengan gelatin dan lemak sapi. Kalau ada yang halal buat apa cari yang haram. Jangan sampai hanya karena mendapatkan bahan dari babi lebih mudah dan murah, kita melupakan keharaman pada babi.

Ketika “perhatian” jadi segalanya…

Patah Hati No Comments »

Salah satu syarat mutlak pria yang diidamkan oleh wanita adalah ‘pria yang penuh perhatian’. Pria yang kurang perhatian mungkin akan dibenci atau dicampakkan oleh wanita. Terkadang pria lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan wanita. Ada beberapa hal yang menyebabkan pria kurang perhatian pada wanita yang menjadi pasangannya, antara lain :

  1. Pekerjaan. Deadline tugas kantor dan banyaknya kewajiban yang mesti diselesaikan kadang membuat pria tidak sempat memperhatikan pasangannya. Bahkan untuk menuliskan pesan singkat kadang tidak sempat, apalagi harus menelpon berlama-lama atau menyempatkan sebagian besar waktunya untuk wanita. Pria yang tidak bisa membagi waktu dan berusaha memberikan perhatian pada wanita disaat seperti ini kadang harus menambah stess yang dihadapinya dengan omelan atau protes dari pasangan wanitanya. Namun wanita seharusnya juga mengerti akan pria seperti ini. Jangan hanya meminta perhatian saja tanpa memberikan dukungan sama sekali. Pria yang stess dengan pekerjaan perlu didukung, bukan untuk dimarahi karena perhatiannya pada wanita berkurang untuk beberapa saat. Lagipula kadang pria perlu "masuk ke dalam sumurnya" sendiri untuk hal-hal tertentu.
  2. Kemarahan. Pria yang sedang marah atau jengkel pada seseorang/sesuatu kadang akan mempengaruhi perhatiannya pada wanita. Apalagi kemarahan itu tertuju pada pasangan wanitanya. Sebagai manusia normal, pria juga punya rasa marah. bahkan banyak pria yang pemarah. kadang kemerahan pada orang lain dilampiaskan pada pasangannya.  Seharusnya pada kondisi seperti ini wanita mesti bisa menempatkan diri sebagai air sejuk yang bisa memadamkan api dengan lembut. Bukan menjadi api pula yang hanya akan menyulut api kemarahan pria lebih besar lagi.
  3. Kecewa. Pria yang kecewa pada pasangan wanitanya kemungkinan besar akan mengurangi perhatiannya pada wanita yang bersangkutan. Kekecewaan bisa diakibatkan oleh wanita yang tidak bisa melayani dan mengerti pria dengan baik, wanita yang terlalu banyak menuntut, meminta perhatian saja tanpa memberikan dukungan pada pria, dan wanita yang suka membangkang keinginan dan perintah pria.
  4. Berkurangnya rasa Cinta. Hal yang menyatukan pria dan wanita adalah cinta. Bila cinta itu memudar, otomatis perhatian akan berkurang. Bahkan bila tidak segera diperbaiki, cinta yang awalnya indah bisa berubah menjadi kebencian yang menakutkan.

Walaubagaimanapun perhatian adalah segalanya bagi wanita. Seorang pria mungkin akan bisa mendapatkan apapun dari wanita bila perhatian yang menjadi kebutuhan pokok wanita ini dipenuhi bahkan harus diberikan secara melimpah. Namun kepada wanita diharapkan mengerti juga akan pria. Jangan terlalu cepat memvonis pria yang kurang perhatian dengan tuduhan keji seperti berkurangnya rasa cinta atau pria sudah punya wanita lain.

Men R from Mars, Women R from Venus ??

Patah Hati No Comments »

Sy gak tahu apakah memang pria dari Mars dan wanita dari Venus ?? Yg kutahu hanyalah manusia berasal dari Adam dan Hawa. Keduanya berasal dari syurga. Nenek moyang kita dari Syurga bukan dari Planet di tata surya. Namun, saking berbedanya pria dan wanita, John Gray, Ph.D membahasnya sebagai dua makhluk yang berasal dari dua planet yang berbeda.

Konon kabarnya di zaman dahulu kala,  orang2 dari kedua planet itu bertemu dan saling membina hubungan yang harmonis. Kemudian mereka terlempar  ke bumi dan mengalami amnesia. Sehingga masing-masing lupa kalau mereka berasal dari planet yang berbeda. Timbullah masalah dari perbedaan yg begitu mencolok ini. Demikianlah perbedaan yang terjadi antara pria dan wanita.

Namun, bagi sy wanita dan pria itu tidaklah berasal dari planet yang berbeda. Mereka berasal dari negeri yang sama, yakni syurga-Nya Allah azza wa jalla. Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria. Keduanya disertakan seperangkat aturan, sehingga dengan aturan itu keduanya akan dapat hidup tentram sebagaimana Adam dan Hawa. Keduanya akan mengetahui mana hak dan kewajibannya. Pria dan wanita memang berbeda, makanya aturannya juga lain.

Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, bukan dari kepala pria sehingga ia tidak akan memimpin dan menindas pria. Bukan diciptakan dari kaki pria sehingga ia akan diinjak-injak atau akan menginjak-injak lelaki. Wanita diciptakan dari bagian tubuh samping pria, sehingga ia akan dekat dengannya. Wanita diciptakan dari bagian tubuh pria yang tepat berada dibawah lengan, sehingga pria akan melindungi wanita. Wanita diciptakan dekat dengan jantung pria, sehingga pria akan mencintai wanita.

Bidadari di tanah Deli

Suara Hati No Comments »

Harga sembako tiada terkira
Jangan belanja di bulan Mei
Hati riang tiada terkira
Jumpa bidadariku di tanah Deli

Rimba raya banyaklah peri
Tak satupun dapat bertingkah
Rindu nian padamu putri
Terobati sudah dikau kurengkuh

Burung dara terbanglah sudah
Pasti kembali ke sangkar kita
Derita lara musnahlah sudah
Jumpa denganmu bersuka cita

Rumah tetangga jualan mihun
Enak dimakan bersama kari
Andai hidup seribu tahun
Bersamamu serasa sehari

 

Cara Dia Memandang Cinta

Uncategorized No Comments »

oLEH :
Erma Dwi Kusumastuti
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/12/10151559/cara.dia.memandang.cinta

Katanya sih cinta, tapi sikapnya kok, tak berbicara begitu? Jangan
terlalu cepat mengambil kesimpulan. Pertama, Anda perlu tahu dulu bahwa
konsep cinta antara lelaki dan perempuan pada dasarnya memang berbeda.

   
Salah satunya yang menarik adalah bagaimana kedua mahluk ini memandang
cinta. Memang, membahas dan mengartikan cinta sendiri bukanlah perkara
yang mudah. Secara gramatikal, cinta bisa dikatakan sebagai sebuah
perasaan yang sangat mendalam, mengandung gejolak emosi positif dan
bersifat subyektif. Namun, penelitian yang bisa menjelaskan secara
gamblang tentang cinta sampai sekarang belum ada.

    Seorang
penulis nonfiksi dan sains yang pernah mendapatkan Pulitzer Prize,
Natalie Angier, mencoba mendefinisikan kata cinta dalam bukunya yang
berjudul Women an Intimate Geography. Menurut Natalie, cinta adalah sebuah perasaan yang universal sehingga akan selalu ada sampai kapan pun manusia itu ada.

   
Sejak kecil kita, manusia, juga sudah diajarkan untuk mengenal cinta,
walapun penerapannya berbeda setelah kita menginjak dewasa. Itulah
sebabnya, mengapa pengertian cinta antara lelaki dan perempuan, pada
akhirnya juga berubah dan berbeda. Nah, seperti apakah perbedaan cinta
di mata lelaki dan perempuan?

Perempuan: cinta=perhatian
Lelaki: cinta=kepercayaan

   
Salah satu tanda cinta bagi perempuan adalah perhatian. Kita senang
memberi sekaligus menerima perhatian. Sekecil apa pun perhatian yang
diberikan pasangan, kita akan merasa istimewa dan dicintai. Misalnya,
dikirimi SMS setiap hari, meski pesannya hanya uapan selamat pagi atau
selamat tidur.

    Sementara buat lelaki, yang menyamai arti
perhatian adalah kepercayaan. Lelaki menganggap jika pasangan yang
dicintainya memberikan kepercayaan penuh padanya, itu berarti sang
kekasih meyakini bahwa ia telah melakukan yang terbaik bagi mereka
berdua. Lelaki tak suka dibanjiri SMS. Apalagi jika pesannya berisi,
"Kamu di mana?" Selain mengganggu, pesan ini seolah menunjukkan kita
tak memercayainya.

Perempuan: butuh pengertian
Lelaki: butuh penerimaan

   
Selain perhatian, hal lain yang kita butuhkan dalam hubungan adalah
rasa dimengerti. Kaum lelaki memang sulit memahami kita. Namun, mereka
punya cara untuk mengatasinya. Banyak lelaki diberi kemampuan
mendengarkan keluh kesah kita tanpa menghakimi. Ia juga dapat
memeberikan empatinya. Sikap lelaki yang lebih mudah memahami ini bukan
didapat dari mengetahui pikiran atau perasaan seorang perempuan. Ini
karena lelaki selalu berusaha mengumpulkan makna-makna dari apa yang
dia dengar dan dia lihat unutuk membenarkan apa yang disampaikan
kekasihnya.

    Sementara, perempuan yang kadang tidak berdaya
mengubah kekasihnya akhirnya dengan penuh cinta menerima Si Dia apa
adanya. Dan, inilah yang membuat lelaki merasa bahagia dan sangat
dicintai.

Perempuan: ingin dihormati
Lelaki: ingin dihargai

   
Kita akan merasa dihormati bila lelaki menanggapi dengan mengakui dan
mengutamakan hak-hak, harapan dan kebutuhan-kebutuhan kita. Jika
tingkah laku Si Dia selalu mempertimbangkan pikiran-pikiran dan
perasaan kita, pasti kita akan merasa senang dan dihormati. Betul, kan?

   
Sedangkan bagi lelaki, penghargaan atau dihargai merupakan reaksi alami
terhadap perasaan didukung. Jika usahanya dihargai, lelaki akan tahu
bahwa usahanya tidak sia-sia. Nah, hal ini bisa mendorong lelaki untuk
bisa berbuat lebih banyak. Lelaki yang merasa dihargai secara otomatis
lebih bersemangat dan terdorong untuk lebih menghormati pasangannya.

Perempuan: butuh kesetiaan
Lelaki: lebih butuh rasa kagum

    Diakui atau tidak, ketika sedang jatuh cinta kita selalu ingin pasangan berada di sisi kita, kalau perlu 24 jam penuh (bodyguard saja pakai shift).
Ini menandakan kita memang sangat menginginkan dan mengagungkan
kesetiaan. Nah, kaum lelaki merasa bila si pasangan mengagumi dan
menghormati hak-haknya, dengan ikhlas ia akan membaktikan diri dan
menyanjung si pasangan.

    Sebaliknya, jika perempuan
diperlakukan sebagai sosok yang terpenting dalam kehidupan lelaki
tercintanya, maka kita akan dengan mudah memberikan kekaguman pada
pasangan. Segala sesuatu memang harus ada timbal baliknya, kan?

Perempuan: mengharap ketegasan
Lelaki: mengharap persetujuan

   
Setiap pasangan yang akan memulai hubungan, biasanya akan menunjukkan
sikap persetujuan dan ketegasan. Sebagai contoh, kita selalu
membutuhkan ungkapan rasa cinta dan sayang yang diutarakan lewat
kata-kata. Kita membutuhkan kata "jadian" terucap dengan jelas, tegas
dan langsung sebagai bukti keabsahan hubungan.

    Sementara
lelaki merasa dengan kata "mau", atau anggukan, atau ungkapan
persetujuan lain dari kita sudah cukup menunjukkan bahwa kita bersedia
menjalin hubungan bersamanya.

    Nah, setelah lelaki menerima
persetujuan yang dibutuhkan, dia akan jadi lebih mudah untuk menghargai
perasaan kita. Sedangkan kita akan merasa lebih dicintai jika lelaki
yang kita cintai memberikan pengasan secara berulang.

Rindu di akhir penantian…

Suara Hati No Comments »

Hidup tidak selalunya indah
Langit tak selalu cerah
Suram malam tak berbintang
Itulah lukisan alam

(Hijazz)

Hidup memang seperti itu. Tak selamanya bahagia. Tak selamanya akan sengsara. Suka dan duka mesti silih berganti. Bila duka selamanya, itu namanya kemalangan. Bila senang tak berujung, itu namanya syurga dunia yang bisa menuntun ke arah kelalaian akan kehidupan akhirat.

Penantian yang berkepanjangan adalah hal cukup menyengsarakan. Menunggu adalah pekerjaan yang berat. Namun bisa juga menjadi hal yang membahagiakan bila kita menikmati penantian itu dan mengisinya dengan hal2 yang membahagiakan. Namun secara jujur kukatakan, amat sulit untuk menikmatinya.

Kini batas penantian itu makin dekat. Hari-hari terasa begitu lama untuk dilewati.  Apakah sehari telah berubah jadi 36 jam ? Aku tak tahu, tapi kadang saya merasa seperti itu.  Rindu yang membuncah seakan tak terbendung.  Ingin rasanya aku menggulung waktu kedepan dan memotong pita perjalanan hidupku untuk beberapa hari. Jika Doraemon ada di sini, aku akan memintanya untuk meminjamkan mesin waktunya. Ingin rasanya raga ini terbang ke suatu tempat walau tanpa baling-baling bambu. Bertemu dan merengkuh cintaku.

Bidadariku…. aku mencintaimu selamanya…

Fobia Massal Sms Setan

Suara Hati 6 Comments »

Seorang pasien dengan keadaan lemas dibopong oleh keluarganya ke poli umum Puskesmas sy. Keluarganya bilang tadi malam tiba2 ia lemas dan sakit2 sekujur badan setelah membaca sms :-). Kepanikan nampak tersirat dari pandangan mata para pengantarnya. Hmm… ini pasti isu sms setan dan ring in red yang lagi santer dan meresahkan masyarakat.

Haha… Kebohongan massal telah melanda dunia ini. Setelah kuperiksa dengan baik, pasiennya ternyata suspek Demam Berdarah. Tinggal konfirmasi dengan laboratorium. Semua gejala klinisnya demam berdarah ditemukan. Kujelaskan semua pada pasien dan keluarganya ini bukan karena "sms setan" itu. Ini penyakit lain. Jangan pernah percaya dengan berita bohong itu.

Sy jg dokter jaga di UGD salah satu kabupaten di Aceh. Sudah bberapa org masuk UGD dgn keluhan "katanya" kena hp santet/infra merah. Namun semua itu bohong belaka. Stelah dianamnesa dan dipriksa dgn baik semuanya punya penyakit lain yang kebetulan muncul/kambuh bersamaan dgn baca sms atau terima hp. Yang lainnya karena cemas berlebihan/ansietas karena mendengar berita sms santet. Pernah ada yg sy minta bersumpah atas nama Allah, apakah layar hp yg bikin sakit itu warna merah? ia tidak berani. Berarti itu bohong. Itu hoax murni.

Karena pria takkan menangis…

Suara Hati No Comments »

Bukan aku lebih mementingkan egoku
Tapi sudah sdh kodratku harus memimpinmu
Aku hanya mencoba mengerti kamu
Bukan seperti apa yang kau coba pikir padaku

Ku harus bagaimana agar engkau percaya
Karena pria tak mungkin menangis di hadapmu
Aku akan mencoba apa yang engkau pinta
Namun pria tak mungkin menangis di hadapmu.

(Soultan)

Apa pria sejati takkan menangis di hadapan wanita? Yah.. mungkin juga. Itulah pria. Selalu ingin nampak tegar,tidak mau diremehkan,  problem solver, dan selalu ingin jadi pahlawan. Namun bagi sy tergantung permasalahan yang dihadapi. Menangis bukanlah hal yang tabu dan terhina untuk pria.

Pria memang ditakdirkan untuk memimpin. Sehingga naluri itu pasti dan mesti ada. Namun hal ini kadang disalahartikan oleh kaum wanita.  Tatkala  naluri  memimpin itu muncul,  diartikan  sebagai sebuah sikap egois.  Setiap orang ingin didengarkan, apalagi pria. Sudah jadi kodrat wanita mesti dipimpin oleh pria  (bukan dijajah pria). Secara syar’i memang harus seperti itu. Tentu saja dalam batas2 kewajaran dan sesuai koridor syariat. Tidak seperti yang digembar-gemborkan oleh kaum fiminis yang menuntut kesetaraan gender dengan konsep yang ambigu dan malah menghancurkan kaum wanita dan institusi keluarga.

Satu hal yang miris dan ironis bila ada pria yang mau "dijajah" wanita. Tayangan ‘Suami-suami takut istri" di salah satu TV swasta sangat memalukan kaum pria. Walau fakta seperti itu memang mungkin ada :-). Wanita selalunya ingin dimengerti. Padahal pria juga ingin diperlakukan seperti itu. Bila pria menginginkan lebih dari satu istri, wanita seharusnya mengerti :-). Sudah kodrat lelaki menginginkan lebih dari satu wanita.

Menanti Bidadari

Suara Hati No Comments »

Siapa yang tidak ingin dirindukan dan ditunggu bidadari di syurga? Semua orang pasti menginginkan dan merindukan bertemu dengan bidadari. Sosok yang begitu indah tiada tanding. Tercipta dengan tiada cacat cela. Bahkan ada para sahabat yang mimpi basah setelah mendengarkan gambaran bidadari dari Rasulullah. Aku ingin juga :-)  Namun bidadari hanya akan merindukan orang2 yang beriman dan bertakwa serta istiqomah di jalan-Nya. Sy kayaknya tidak masuk dalam kategori orang2 yang dirindukan oleh bidadari.

Aku hanya bisa menanti bidadari. Walau mungkin mereka tidak merindukan dan menanti saya (semoga sebaliknya), biarlah saya yang menanti mereka. Siapa tahu berjumpa dalam penantian. Atau malah tidak akan bertemu sama sekali karena saling menantikan. Namun semoga Allah memberikan energi yang cukup pada hamba-Nya yang lemah dan penuh dosa ini untuk menjemput bidadari-Nya.

Ada satu hal yg kusyukuri. Aku sdh punya bidadari di dunia. Walau mungkin saat ini ia tak sesempurna bidadari. Namun bagiku dia adalah bidadari. Bukankah di akhirat nanti wanita muslimah akan jadi bidadari yang lebih utama dari bidadari syurga. Bidadari yg yang akan menuntun dan menunjukkan jalan ke syurga. Aku berharap dialah yang akan menjadi bidadariku di akhirat nanti.

Bidadariku………… aku menunggumu.
Miss u so much.

Stress di ambang batas

Suara Hati No Comments »

Stress bisa memperpendek umur. Hal ini merupakan salah satu kesimpulan dari sebuah penelitian yang pernah sy baca. Stress bisa memicu pelepasan radikal bebas dalam tubuh sehingga mempercepat proses penuaan. Aku tahu itu. Namun kadang sy tidak bisa luput dari stess. Bahkan pernah sampai pada garis waspada. Berdasarkan skala faktor stressor sy sudah harus berhati-hati karena stess yang sy alami sdh bisa membuat sy sakit.

Berat memang. Sy hanya bisa berusaha untuk menikmati hidup agar hidup terasa hidup. Jauh dari orang-orang yang dikasihi, pekerjaan yang menumpuk dengan deadline yang mepet, tekanan bos dan pasien yang kadang menjengkelkan dan tidak berperasaan. Terkadang sy harus berperang dengan batin yang menolak kata nurani. Terpaksa harus melanggar syariat dan  mengebiri idealisme sebagai muslim.  Semuanya  bisa jadi stessor.  Huh…..

Satu hal yang bisa kulakukan. Menikmati segalanya agar terasa indah. Menikmati kesendirian, menikmati pekerjaan, menikmati tekanan batin cinta, dan terkadang harus menikmati dosa (na’udzubillah)…

Kurasa langkahku sudah mulai terseok. Kaki kadang begitu berat untuk melangkah. Sy hanya takut arah hidupku berubah. Kehilangan idealisme sebagai muslim dan khilafah fighter. Dakwah terbengkalai bahkan hampir tercampakkan. Qosam sakral nyaris terlupakan.

Aku harus kembali. Menjadikan segalanya seperti sediakala. Saat hati masih putih, saat keluguan masih kumiliki. Saat itu segalanya terasa begitu indah, walau kadang bagi sebagian orang aku adalah makhluk bodoh dan terlalu polos tanpa prasangka buruk pada siapapun.

Langkah harus tetap tegap. Tujuan akhir sudah jelas. Hidup bukan hanya untuk perut dan di bawah perut semata. Hidup untuk berjuang demi agama-Nya. Mahar syurga dan bidadari begitu mahal.


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in