oLEH :
Erma Dwi Kusumastuti
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/12/10151559/cara.dia.memandang.cinta
Katanya sih cinta, tapi sikapnya kok, tak berbicara begitu? Jangan
terlalu cepat mengambil kesimpulan. Pertama, Anda perlu tahu dulu bahwa
konsep cinta antara lelaki dan perempuan pada dasarnya memang berbeda.
Salah satunya yang menarik adalah bagaimana kedua mahluk ini memandang
cinta. Memang, membahas dan mengartikan cinta sendiri bukanlah perkara
yang mudah. Secara gramatikal, cinta bisa dikatakan sebagai sebuah
perasaan yang sangat mendalam, mengandung gejolak emosi positif dan
bersifat subyektif. Namun, penelitian yang bisa menjelaskan secara
gamblang tentang cinta sampai sekarang belum ada.
Seorang
penulis nonfiksi dan sains yang pernah mendapatkan Pulitzer Prize,
Natalie Angier, mencoba mendefinisikan kata cinta dalam bukunya yang
berjudul Women an Intimate Geography. Menurut Natalie, cinta adalah sebuah perasaan yang universal sehingga akan selalu ada sampai kapan pun manusia itu ada.
Sejak kecil kita, manusia, juga sudah diajarkan untuk mengenal cinta,
walapun penerapannya berbeda setelah kita menginjak dewasa. Itulah
sebabnya, mengapa pengertian cinta antara lelaki dan perempuan, pada
akhirnya juga berubah dan berbeda. Nah, seperti apakah perbedaan cinta
di mata lelaki dan perempuan?
Perempuan: cinta=perhatian
Lelaki: cinta=kepercayaan
Salah satu tanda cinta bagi perempuan adalah perhatian. Kita senang
memberi sekaligus menerima perhatian. Sekecil apa pun perhatian yang
diberikan pasangan, kita akan merasa istimewa dan dicintai. Misalnya,
dikirimi SMS setiap hari, meski pesannya hanya uapan selamat pagi atau
selamat tidur.
Sementara buat lelaki, yang menyamai arti
perhatian adalah kepercayaan. Lelaki menganggap jika pasangan yang
dicintainya memberikan kepercayaan penuh padanya, itu berarti sang
kekasih meyakini bahwa ia telah melakukan yang terbaik bagi mereka
berdua. Lelaki tak suka dibanjiri SMS. Apalagi jika pesannya berisi,
"Kamu di mana?" Selain mengganggu, pesan ini seolah menunjukkan kita
tak memercayainya.
Perempuan: butuh pengertian
Lelaki: butuh penerimaan
Selain perhatian, hal lain yang kita butuhkan dalam hubungan adalah
rasa dimengerti. Kaum lelaki memang sulit memahami kita. Namun, mereka
punya cara untuk mengatasinya. Banyak lelaki diberi kemampuan
mendengarkan keluh kesah kita tanpa menghakimi. Ia juga dapat
memeberikan empatinya. Sikap lelaki yang lebih mudah memahami ini bukan
didapat dari mengetahui pikiran atau perasaan seorang perempuan. Ini
karena lelaki selalu berusaha mengumpulkan makna-makna dari apa yang
dia dengar dan dia lihat unutuk membenarkan apa yang disampaikan
kekasihnya.
Sementara, perempuan yang kadang tidak berdaya
mengubah kekasihnya akhirnya dengan penuh cinta menerima Si Dia apa
adanya. Dan, inilah yang membuat lelaki merasa bahagia dan sangat
dicintai.
Perempuan: ingin dihormati
Lelaki: ingin dihargai
Kita akan merasa dihormati bila lelaki menanggapi dengan mengakui dan
mengutamakan hak-hak, harapan dan kebutuhan-kebutuhan kita. Jika
tingkah laku Si Dia selalu mempertimbangkan pikiran-pikiran dan
perasaan kita, pasti kita akan merasa senang dan dihormati. Betul, kan?
Sedangkan bagi lelaki, penghargaan atau dihargai merupakan reaksi alami
terhadap perasaan didukung. Jika usahanya dihargai, lelaki akan tahu
bahwa usahanya tidak sia-sia. Nah, hal ini bisa mendorong lelaki untuk
bisa berbuat lebih banyak. Lelaki yang merasa dihargai secara otomatis
lebih bersemangat dan terdorong untuk lebih menghormati pasangannya.
Perempuan: butuh kesetiaan
Lelaki: lebih butuh rasa kagum
Diakui atau tidak, ketika sedang jatuh cinta kita selalu ingin pasangan berada di sisi kita, kalau perlu 24 jam penuh (bodyguard saja pakai shift).
Ini menandakan kita memang sangat menginginkan dan mengagungkan
kesetiaan. Nah, kaum lelaki merasa bila si pasangan mengagumi dan
menghormati hak-haknya, dengan ikhlas ia akan membaktikan diri dan
menyanjung si pasangan.
Sebaliknya, jika perempuan
diperlakukan sebagai sosok yang terpenting dalam kehidupan lelaki
tercintanya, maka kita akan dengan mudah memberikan kekaguman pada
pasangan. Segala sesuatu memang harus ada timbal baliknya, kan?
Perempuan: mengharap ketegasan
Lelaki: mengharap persetujuan
Setiap pasangan yang akan memulai hubungan, biasanya akan menunjukkan
sikap persetujuan dan ketegasan. Sebagai contoh, kita selalu
membutuhkan ungkapan rasa cinta dan sayang yang diutarakan lewat
kata-kata. Kita membutuhkan kata "jadian" terucap dengan jelas, tegas
dan langsung sebagai bukti keabsahan hubungan.
Sementara
lelaki merasa dengan kata "mau", atau anggukan, atau ungkapan
persetujuan lain dari kita sudah cukup menunjukkan bahwa kita bersedia
menjalin hubungan bersamanya.
Nah, setelah lelaki menerima
persetujuan yang dibutuhkan, dia akan jadi lebih mudah untuk menghargai
perasaan kita. Sedangkan kita akan merasa lebih dicintai jika lelaki
yang kita cintai memberikan pengasan secara berulang.